Parimo, Rotari.id- Asisten II Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Moh Yasir menerima kunjungan pihak Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman dan Investasi (Marves) Republik Indonesia bersama Badan Karantina Indonesia beberapa waktu lalu. Kunjungan ini terkait upaya percepatan ekspor durian ke Tiongkok.
Turut hadir Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Karantina Indonesia Sulawesi Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong.
Rombongan Kemenko Marves mengunjungi sejumlah tempat pelaku usaha pengekspor durian, yakni PT. Feng Zhi Xiang di Desa Pelawa dan PT. Amar Montong, Desa Tindaki untuk melakukan pemeriksaan kelayakan pemenuhan protokol kesehatan buah durian.
Dalam kesemapatan itu, Moh Yasir mengatakan, kunjungan itu bertujuan untuk melakukan persiapan pemenuhan protokol kesehatan buah durian agar ekspor komoditas buah durian ke Negeri Tiongkok bisa terlaksana.
“Agar ekspor komoditas durian bisa terlaksana, protokol kesehatan buah durian harus dipenuhi terlebih dahulu,” kata Moh Yasir.
Moh Yasir mengungkapkan, saat ini, sudah ada sekitar 10 Packing House (PH) buah durian di Kabupaten Parigi Moutong. Dia mengatakan, Pemda Parimo sangat mendukung berbagai upaya agar pelaku usaha durian di Parigi Moutong untuk memenuhi standar ekspor ke Tiongkok.
“Yang selama ini memang kita sudah lakukan ekspor melalui Thailand, karena memang kita belum bisa menembus ekspor ke Cina dikarenakan ada protokol yang belum disepakati. Makanya sekarang semua durian yang kita ekpor melalui Thailand,” jelasnya.
SUMBER: DISKOMINFO PARIMO



Tinggalkan Balasan