Palu, Rotari.id- Mantan Wali Kota Palu 2016-2021, Dr. Hidayat, M.Si mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Wali Kota Palu 2024 ke Badan Seleksi DPC Gerindra Kota Palu, Kamis siang, 9 Mei 2024. Hidayat MSi pun disambut langsung oleh Ketua DPC Gerindra Kota Palu, H Andi Nur B. Lamakarate (ANL).
“Terimakasih kanda sudah kembalikan berkas ke kantor DPC Gerindra Kota Palu. Ini saya harus sambut langsung, karena Tuaka Dayat ini adalah mantan Wali Kota Palu 2016 sampai dengan 2021. Kami berdua sering diskusi mengenai pembangunan Kota Palu ini, jadi kalau tadi kami lama diskusi sebelum acara ini dimulai, tidak usah ditanya kenapa,” kata Andi Nur Lamakarate.
“Insyaallah Partai Gerindra itu akan melaksanakan survei di awal Juni. Insyaallah sekitar dua minggu survei itu. Jadi rekomendasi yang keluar dari DPP itu berdasarkan hasil survei,” jelasnya.
Sosok yang akrab disapa Anca mengatakan, dirinya fair melhat kontestasi Pilwakot Palu 2024.
“Sekarang ini, bukan lagi menghitung hari, tapi menghitung jam menuju Pilwakot 2024. Makanya saya hampir tiap hari, kesana kemari dengan infocus ketemu warga, kayak penjual obat juga,” kata Anca sambil tertawa.
Dia mengatakan setiap pertemuannya dengan warga, dirinya selalu memaparkan kelebihan dan kekurangan tiap-tiap Wali Kota Palu sebelumnya.
“Boleh dilihat di video yang saya sering bawa ke sana ke mari saat ketemu warga, saya yaitu selalu melihat sejarah. Apa kelebihan Kak Cudy saat memimpin Kota Palu dua periode, apa kelebihan Kanda Hidayat saat memimpin Kota Palu, apa kelebihannya Pak Hadianto Rasyid. Dari kanda Hidayat saya belajar bagaimana melakukan efisiensi anggaran, supaya kita bisa membangun infrastruktur,” jelasnya.
Sementara itu, Hidayat M.Si mengaku berterimakasih sudah diterima langsung oleh Ketua DPC Gerindra Kota Palu bersama jajarannya.
“Kami memang sudah banyak berdiskusi. Saya kira, beliau ini (Anca Lamakarate-red) memang mempelajari semua tokoh tokoh ini (para mantan Wali Kota Palu-red) dalam hal kekurangan dan keberhasilannya. Ini sangat bagus,” kata Hidayat.
“Cuma satu ingin saya katakan, tidak boleh keberhasilan hanya diklaim oleh satu orang, bahwa kita sendiri yang berjuang, padahal ada tangan tangan sebelumnya juga dalam keberhasilan itu. Sudah paham soal ini kan,” sambungnya.
Kata dia, perjuangan politik pada kontestasi pilkada berbeda dengan pileg.
“Tapi apapun yang terjadi, tetap kita harus jalani, walaupun terseok-seok. Kita harus percaya, bahwa keputusan, ketetapan, takdir itu tidak akan lari,” jelasnya.
“Saya harap suasana politik pada kontestasi Pilwakot Palu 2024 berjalan dengan baik. Tidak ada lagi riak riak, isu isu, yang menyesatkan. Itulah harapan kita semua,” sambungnya. (cp)



Tinggalkan Balasan