Palu, Rotari.id- Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Tadulako menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penyusunan Mata Kuliah Wajib Teknik: Mitigasi Bencana” menggunakan metode kolaboratif.

Acara ini berlangsung di Ruang Senat Teknik dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk dosen, peneliti, serta perwakilan dari instansi terkait, baru-baru ini.

FGD ini bertujuan untuk merancang kurikulum yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang mitigasi bencana, mengingat posisi geografis Palu yang rawan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi.

Dengan adanya mata kuliah ini, diharapkan lulusan Fakultas Teknik Untad memiliki kompetensi dalam perencanaan dan penanganan risiko bencana di bidang teknik.

Dalam diskusi ini, peserta membahas berbagai pendekatan dalam mitigasi bencana yang relevan dengan teknik keilmuan, termasuk rekayasa bangunan tahan gempa, perencanaan infrastruktur tangguh, serta teknologi berbasis mitigasi.

Dekan Fakultas Teknik Untad, Ir Andi Arham Adam ST M.Sc, menyampaikan mata kuliah ini akan menjadi bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berbasis pada kebutuhan daerah dan tantangan global.

“Penyusunan mata kuliah ini kita harapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya ahli di bidang teknik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya mitigasi bencana,” ucapnya.

Dengan demikian, kata dekan, lulusan dapat berkontribusi dalam pembangunan yang lebih aman dan berkelanjutan. (*)