Palu, Rotari.id- Proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu berupa peningkatan jalan Nosarara Nosabatutu dalam hal ini ada item pekerjaan pembangunan Drainase U-ditch diduga dikerjakan terkesan asal jadi dan kualitasnya patut di pertanyakan. Pekerjaan tersebut berada di wilayah Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Jum’at (11/8/2023).
Proyek dengan nama kegiatan penyelenggaraan jalan kabupaten/kota 2022 tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV.Sinar Mata Alo dengan nilai kontrak sebesar Rp.12.198.000.000,- Milyar.
Ruslan Angkel selalu Sekretaris Jenderal L- Kompleks kepada media ini menyampaikan komentarnya bahwa masih saja ada oknum kontraktor atau Pelaksana yang disinyalir melaksanakan pekerjaan yang diduga asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi tanpa memikirkan kualitas pekerjaannya sehingga terkesan tidak profesional.
Masih menurut Ruslan, sapaan akrabnya, pada proyek pemasangan U-ditch telah ditemukan hal hal yang tidak seharusnya, ada bagian U-ditch yang retak-retak, kelihatan kerangka besinya, juga campuran semen dan batu koral tampak mudah rontok ketika dipegang. Diduga U-ditch tersebut memakai bahan dengan kualitas rendah dan mudah hancur, bahkan diduga kuat bahwa U-ditch tersebut tidak melalui uji lab terlebih dahulu.
“Di lokasi proyek saya melihat ada sekira belasan U-ditch tersebut retak dan patah.Besinya banyak yang menjuntai sekira 3 centimeter.Ini kan bahaya sekali.Padahal disitu banyak anak anak yang menggembala kambing.Bahkan untuk penempatan Uditchnya pun tidak menggunakan lantai kerja.Kelihatan sekali tidak rata.Elevasinya tidak dapat.Tidqk rata,” imbuhnya.
Dikonfirmasi via telepon seluler PPK Bina Konstruksi Dinas PU kota Palu, Angki mengatakan jika U-ditch tersebut tidak bermasalah.
” Seharusnya ketika cetak besinya tidak keluar,bisa jadi pekerjanya ketika memotong besinya melebihi ukuran.Menurut saya itu tidak masalah dan justru bagus kalau besinya terjulur begitu.Kalaupun ada besi yang menjuntai nanti kami perintahkan pekerjanya untuk potong.Jadi bukan persoalan dan nanti kami akan segera ganti,”ungkapnya.
Disinggung terkait kualifikasi U-ditch yang digunakan di ruas tersebut,kepala bidang bina marga dinas pekerjaan umum kota Palu M.Aris mengatakan belum mengetahui apakah sudah memiliki standard international standarization organization – ISO bersertifikasi atau tidak.
” Untuk precastnya cetak di pasokorang.lokasinya di watusampu.Hanya saja saya tidak tahu apakah precastnya bersertifikasi atau tidak,”kata Aris.
Ditanya soal izin pabrik precast milik PT Pasokorang tersebut Aris mengaku tidak mengetahui. “Saya tidak tahu itu ada izinnya atau tidak. Tapi nanti saya coba cari tahu dulu itu berizin atau tidak.”ungkapnya.(JackLo)



Tinggalkan Balasan