Palu, Rotari.id- Ketua Baznas Kota Palu, Muchlis A. Mahmud, menekankan pentingnya partisipasi seluruh lapisan masyarakat, termasuk perusahaan tambang di Palu, yang diajak untuk menyalurkan zakat profesi melalui lembaga resmi.

“Baznas telah menyalurkan zakat kepada keluarga dhuafa, anak yatim piatu, lansia, dan pegawai syara. Kami ingin menggandeng sektor swasta, khususnya pertambangan, untuk memperluas dampak program ini,” ungkapnya.

Hal ini disampaikan Muchlis saat peluncuran Program Kampung Zakat di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, baru-baru ini. Diketahui, Watusampu merupakan kawasan lingkar tambang di Palu.

Muchlis mengungkapkan sebanyak 150 paket bantuan telah diserahkan secara simbolis kepada penerima yang telah terdata melalui program ini. Bantuan ini mencakup kebutuhan pokok, dan dukungan kesehatan.

Tidak hanya bantuan sosial, Program Kampung Zakat juga menyasar pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan kain tenun kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Watusampu.

Bantuan ini diberikan sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan menjaga kelestarian budaya tenun tradisional khas Sulawesi Tengah.

Program Kampung Zakat sendiri telah diluncurkan Kemenag RI sejak 2018 sebagai upaya sistematis mengentaskan kemiskinan di daerah tertinggal. Melalui pendekatan terpadu, program ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga membangun infrastruktur sosial, pendidikan, dan ekonomi berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Dengan diluncurkannya Kampung Zakat di Watusampu, diharapkan ketimpangan sosial dan ekonomi di Kota Palu dapat berkurang secara signifikan, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam pengelolaan zakat. (*)