Palu, Rotari.id- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Provinsi Sulteng melaksanakan sosialisasi Pemberdayaan Perempuan Dalam Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) baru-baru ini.
Sasaran peserta sosialisasi perwakilan pemerintah dan masyarakat di wilayah Banggai. Kegiatan Kepala DP3A Provinsi Sulawesi Tengah, diwakili oleh Kabid Pemenuhan Hak Anak, Joyce Sagita Novyanti.
“Bapak/ibu, perlu peran serta pihak pemerintah dan elemen masyarakat agar dapat mengurangi risiko stunting dengan sosialisasi dan edukasi,” ucap dia.
Diketahui, pemberian makan pada bayi dan anak atau sering disingkat dengan PMBA merupakan salah satu program pemerintah untuk menurunkan angka kematian anak serta meningkatkan kualitas hidup ibu sesuai dengan millennium Developments Goals yang keempat dan kelima.
Pemberian makanan yang tidak tepat dapat mengakibatkan anak mengalami malnutrisi, gizi buruk, kecerdasan otak tidak maksimal, menurunkan daya tahan tubuh dan pertumbuhan serta perkembangan terhambat.
Olehnya dalam rangka memberi pemahaman kepada orang tua khususnya ibu tentang pentingnya PMBA serta upaya penurunan risiko stunting (gizi buruk), maka DP3A Provinsi Sulteng melaksanakan sosialisasi tersebut.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak melaksanakan sosialisasi pemberdayaan perempuan dalam Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) di Kabupaten Banggai,” tandas Kabid.
Adapun Narasumber sosialisasi yaitu : Dra Hj.Sri Indraningsih Lalusu,M.Si, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Soraya Sultan, M.Si, Akademisi Fisip Untad, dan Nurmasita Datuadam, S.Kep, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.
Kegiatan dihadiri oleh OPD terkait, Camat kec. Luwuk, Lurah se Kab. Banggai, kepala desa, kader posyandu, ketua PKK beserta anggota, guru Paud/TK dan perwakilan masyarakat serta undangan lainnya. (*)



Tinggalkan Balasan