Jakarta, Rotari.id- Dikutip Kompas.com, Wuling Motors sudah resmi membuka pemesanan untuk mobil listriknya, yakni Air ev. Mobil dengan dimensi yang kompak ini diklaim cocok untuk digunakan harian di perkotaan. Alasannya sederhana, karena Wuling mengklaim mobilnya mudah untuk dicas. Pemiliknya tidak harus selalu mengisi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors, mengatakan, Air ev memang dirancang untuk dicas dengan mudah di rumah. Wuling membuatnya dengan konsep Easy Home Charging. “Jadi, mobil ini dirancang untuk dicas di rumah,” ujar Dian, saat konferensi pers virtual, Senin (11/7/2022).

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors, mengatakan, pengecasan mobil listrik menjadi perhatian yang banyak ditanyakan oleh konsumen. Salah satunya adalah di mana harus melakukan pengecasan jika punya mobil listrik.

“Perhatian ini yang ingin kita jawab dengan menghadirkan mobil listrik yang sebenarnya tidak perlu menggantungkan diri terhadap ketersediaan infrastruktur charging di luar rumah,” kata Danang.

Danang menjelaskan, Air ev memiliki jarak tempuh antara 200 km dan 300 km. Kapasitas baterainya 18 kWh hingga 27 kWh. Untuk pengecasan di rumah, dengan voltase normal di rumah 220 V, itu bisa digunakan untuk mengecas mobil listrik ini. “Dayanya juga tidak terlalu besar, sehingga durasi pengisiannya juga masih sangat masuk akal jika konsumen menggunakan home charging,” ujar Danang.

Selain itu, Danang menambahkan, konsumen nantinya juga akan mendapatkan portable charger yang dapat langsung dicolokkan ke colokan di rumah. Tentunya, dengan kapasitas daya yang sesuai. “Selain itu, kita juga akan memberikan pilihan bagi konsumen tentang beberapa alat untuk pengecasannya. Sehingga, konsumen bisa memilih mana yang lebih tepat untuk kebutuhannya dan kondisi di rumahnya,” katanya.

“Untuk AC soketnya, Wuling ini memakai soket tipe GBT. Tapi, untuk memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin melakukan pengecasan di stasiun pengisian umum yang menggunakan Type II, kita akan sediakan semacam adapter untuk mengonversi antara port GBT menuju Type II yang ada di SPKLU,” ujarnya. (*)