Site icon ROTARI

Tragedi Alaska Airlines 261, Terbang Terbalik Dan Menghantam Lautan

pics by mavink.com

pics by mavink.com

Sejarah, Rotari.id – Penerbangan Alaska Airlines 261 adalah salah satu tragedi jatuhnya pesawat paling mengerikan dalam sejarah maskapai penerbangan domestik modern. Tercatat, pada 30 Januari 2000, Alaska Airlines 261 lepas landas dai Kota San Fransisco menuju ke Seattle Tacoma. Pesawat itu memuat sebanyak 83 penumpang dengan 5 orang awak, sudah termasuk pilot dan co-pilot.

Dikutip dari laman mwv.mystic, beberapa saat setelah lepas landas, sang pilot dikabarkan menyadari bahwa ada yang tidak beres pada pesawat tersebut tepatnya, ada yang salah pada sistem trim horizontal sebagai penyeimbang pesawat.

Karena hal itu, pilot segera menghubungi ATC dan mengabarkan bahwa ada yang salah dengan pesawat tersebut karena terus menukik. Setelah itu, pilot mengabarkan bahwa ia bisa mengendalikan dan menaikkan mocong pesawat. Namun setelahnya, komunikasi antara Alaska Airlines 261 dan ATC terputus.

ACT lalu mencoba mencoba menghubungi pesawat lainnya yang kiranya berada didekat Alaska Airlines 261 untuk meminta mereka memonitor kondisi pesawat tersebut. Ada dua pesawat yang menerima sinyal tersebut, yakni Skywest 5154 dan Los Angeles Delta Airlines. Keduanya lantas memberikan kabar kepada ATC apa yang mereka lihat.

Kalimat yang mereka berikan dalam beberapa laporan kepada ATC adalah,” pesawat itu terbang terbalik, ia kehilangan kontrol. Ia sekarang menukik tajam kebawah, ke air.”

Akhirnya Alaska Airlines 261 dinyatakan jatuh di Samudera Pasifik tanpa adanya korban selamat. Penyebab kecelakaan ini diduga karena kurangnya perawatan pada trim horizontal yang kurang pelumas, hingga saat coba digerakkan oleh pilot menyebabkan trim patah dan pesawat terjun tanpa kendali.(*)

Exit mobile version