Site icon ROTARI

SMAN 4 Palu Terapkan Program Anti Bullying, Diharap Tercipta Sekolah Merdeka dari Perundungan

Syam Zaini. (FOTO: FADEL/METROSULAWESI)

Palu, Rotari.id- Kepala SMA Negeri 4 Palu, Syam Zaini mengatakan, sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki program anti Bullying atau perundungan. Hal itu sebagai bentuk upaya untuk mencegah tindak perundungan di sekolah.

Kata Syam Zaini, program tersebut merupakan program yang dibentuk sejak SMAN 4 Palu terpilih menjadi Sekolah Penggerak.

“Kami berharap warga sekolah baik peserta didik, guru, maupun tenaga kependidikan, dapat merdeka dari perundungan, hal itu sebagai wujud kemerdekaan belajar,” tegasnya.

“Alhamdulillah kita terpilih sebagai salah satu Sekolah Penggerak angkatan pertama pada 2021, sehingga kita membuat suatu program yaitu Program Anti Perundungan, kita memilih program ini karena Sekolah Penggerak merupakan piloting dari Sekolah Merdeka,” jelas Syam Zaini, melalui ponselnya beberapa waktu lalu.

Syam Zaini menegaskan, sekolah juga harus merdeka dari perundungan, karena memang perundungan itu sangat berdampak buruk bagi mental dan karakter seseorang.

“Melalui program tersebut, kami berharap para peserta didik yang terpilih sebagai perwakilan dari setiap kelas dibina dan diberikan pemahaman tentang dampak buruk dan cara menghadapi perundungan untuk menjadi agen-agen anti perundungan,” ujarnya.

Menurut Syam Zaini, selama dua tahun ini dalam penerapan program tersebut, warga sekolah semakin sadar akan dampak buruk perundungan, sehingga kasus perundungan di sekolahnya semakin berkurang.

“Alhamdulillah selama dua tahun ini perubahannya cukup signifikan. Saya tidak dapat memastikan bahwa sepenuhnya tidak ada, tetapi anak-anak sudah banyak yang menyadari akan dampaknya, sehingga kasus perundungan di sekolah semakin berkurang. Insya Allah ke depannya sudah tidak ada lagi warga sekolah yang melakukan tindak perundungan,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version