Palu, Rotari.id- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. Ir. Alimuddin Paada, MS menggelar penjaringan aspirasi (reses) pada beberapa titik di Kota Palu, antara lain di Kelurahan Besusu Timur, Mamboro, Palu Utara, Tatura Utara, Palu Selatan, Kelurahan Tondo, Panau, dan Jalan Rajamoili, Kamis, 3 Maret 2023.
Dalam reses tersebut masyarakat banyak mengeluhkan pelayanan pengangkutan sampah yang dianggap kurang maksimal.
Warga menganggap nominal retribusi yang beragam tidak sesuai dengan pelayanan. Apalagi masyarakat tidak banyak tahu dimana sampah itu harus dibuang.
“Bukan kami tidak berkontribusi tapi pelayanan dan tempat pembuangan sampah kami tidak tahu,” ungkap salah satu warga.
Tak hanya itu, warga juga menyoroti soal kurangnya kontribusi pihak Alfamidi, terkhusus CSR-nya kepada masyarakat sekitar.
Menanggapi itu, Alimuddin Paada mengatakan dirinya akan menyampaikan kepada Wali Kota Palu dan pihak terkait tentang permasalahan yang banyak dikeluhkan dikeluhkan warga itu.
Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Alimuddin Paada juga melakukan reses masa sidang kedua tahun keempat di Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Jumat, 24 Februari 2023, tepatnya di RT 03, RW 03.
Saat tatap muka, Alimuddin menampung sejumlah permintaan masyarakat yang disampaikan kepadanya. Dua hal paling mendasar yang dibutuhkan warga RT 03, RW O3 tersebut, yakni pemenuhan air bersih dan pembangunan musala.
Warga sangat ingin dibangunkan musala untuk keperluan ibadah dan tempat anak-anak mereka mengaji Al-Quran. Tidak ada musala di tempat kami, sementara masjid dari tempat kami cukup jauh, ujar Zainal, warga setempat.
Begitu juga dengan air bersih, selama ini warga memenuhi air bersih dengan membeli air galon. Masalahnya, ketika warga tidak memiliki uang untuk beli air galon, jarak untuk mengambil air bersih dari tempat mereka cukup jauh.
Karena itu, puluhan warga yang hadir direses tersebut, berharap kepada politikus Gerindra itu untuk memperjuangkan aspirasi mereka.
Selain dua hal tersebut, beberapa permintaan juga disampaikan warga, mulai dari penerangan tanggul sungai Palu, hingga permintaan modal usaha bagi ibu-ibu RT 03, RW 03.
Menyahuti permintaan warga tersebut, Alimuddin Paada mengarahkan warga untuk secepatnya membuatkan proposal, khususnya pembangunan Musala dan penyediaan air bersih.
Batas untuk memasukkan proposal paling lama tiga minggu lagi. Saya harap dalam rentang tersebut proposal sudah diberikan kepada saya, karena segala permintaan ini dianggarkan pada tahun 2024, ujar Alimuddin. (*)
