Site icon ROTARI

Program MYC Infrastruktur Sulteng Resmi Dimulai, Seluruh Proyek Ditargetkan Selesai Akhir 2027

Main Point

Palu, Rotari.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi dijadwalkan meluncurkan program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan melalui skema Multi Years Contract (MYC) di Lapangan Kota Pulu pada Minggu (7/6/2026). Program ini menjadi penanda dimulainya rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi, salah satu proyek prioritas dalam program BERANI Lancar.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (Binatarung) Sulawesi Tengah, Dr. Faidul Keteng, mengatakan peluncuran proyek tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mempercepat pembangunan daerah.

“Ini adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui BERANI Lancar untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan mendukung percepatan pembangunan wilayah,” ujar Faidul, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, acara peluncuran akan dipimpin langsung oleh Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido dan Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae. Kegiatan tersebut juga akan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Faidul menjelaskan, Kabupaten Sigi dipilih sebagai lokasi peluncuran karena memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas wilayah. Ruas Jalan Palu–Kulawi merupakan jalur utama yang menghubungkan Kota Palu dengan kawasan produktif di Sigi serta wilayah hinterland Sulawesi Tengah.

“Infrastruktur yang memadai di jalur tersebut sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya,” katanya.

Melalui proyek rekonstruksi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan agar lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan. Peningkatan infrastruktur diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat, menekan biaya transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi baru.

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp604,829 miliar untuk pembangunan 12 ruas jalan prioritas melalui skema MYC. Sejumlah ruas yang masuk program tersebut antara lain Tomata di Morowali Utara, Palu–Kulawi di Sigi, Tonusu, Meko–Pendolo, Dataran Bulan di Tojo Una-Una, Air Terang di Buol, serta pembangunan jembatan di Banggai Laut.

Seluruh proyek ditargetkan mulai dikerjakan pada 2026 dan rampung pada akhir 2027. Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang membangun jalan dan jembatan, tetapi bagaimana menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah penyangga ekonomi,” ujarnya.

Selain peluncuran proyek, pemerintah daerah juga akan menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengajak masyarakat untuk hadir dan menyaksikan momentum dimulainya pembangunan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan daerah.

 

Exit mobile version