Site icon ROTARI

Perencanaan Pembangunan Pasar Masomba Dibuat Tahun Ini, Wali Kota Palu Segera Bertemu Pemilik Lahan

Palu, Rotari.id- Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid mengatakan Kota Palu sebagai Ibu Kota SUlawesi Tengah belum memiliki pasar yang representatif.

“Termasuk Pasar Masomba dan Pasar Inpres Manonda,” kata Wali Kota Palu saat membnerikan sambutan pada acara Halal BiHalal yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pedagang Pasar Masomba (AP2M), Minggu, 12 Mei 2024 di lingkungan pasar setempat..

Wali Kota Palu mengungkapkan, saat ini Pasar Inpres Manonda sedang dalam perkara hukum. Kalau Pemerintah Kota Palu memenangkan itu, barulah bisa dibangunkan Pasar Inpres Manonda yang betul-betul ideal sebagai sebuah pasar di ibu kota.

“Saya berpikir ya, dua atau tiga lantai untuk Pasar Inpres Manonda,” kata Wali Kota Palu.

Sementara untuk Pasar Masomba pasca kebakaran kemarin, Wali Kota Palu berkeinginan akan berbicara dengan pemilik lahan, agar separuh dari lahannya itu bisa dibangun oleh Pemerintah Kota Palu.

Supaya, Pasar Masomba bisa dibangun minimal dua lantai. Agar manajemen pasar semakin bagus ke depannya.

“Tidak usah khawatir berkaitan sewa. Kita usahakan tidak ada yang mahal-mahal. Yang penting transaksi ekonomi berjalan. Tapi ini tentunya kita bicarakan baik-baik. Selagi saya masih wali kota, tidak akan susah komiu,” ungkap Wali Kota Palu.

Wali Kota Palu menyatakan, kalau desain Pasar Masomba dan Pasar Inpres Manonda masih seperti sekarang, itu tidak modern. Maka harus dibikin pasar yang ideal, sehingga tidak lagi terjadi kejadian-kejadian yang mengkhawatirkan.

Wali Kota Palu berkomitmen, secepatnya akan duduk bersama dengan pemilik lahan Pasar Masomba, sehingga perencanaannya bisa secepatnya dibuatkan di tahun ini.

“Pembangunannya nanti kita buat bertahap. Terganggu, ya pasti terganggu. Perencanaannya pun akan melibatkan kita, sehingga semua berjalan dengan baik,” ungkap Wali Kota Palu. (cp)

Exit mobile version