Site icon ROTARI

Gelarnya Dicabutpun, Tak Menghancurkan Kejayaan Manchester City

pics by mavink.com

pics by mavink.com

Bola, Rotari.id – Premier League mendakwa Manchester City dengan lebih dari 100 pelanggaran aturan financial serta dianggap tidak kooperatif. Empat tahun sudah penyelidikan berjalan dan mengungkap jika pelanggaran itu terjadi dalam rentang 2019-2018 atau selama sembilan tahun.

Selama periode itu The Citizens telah memenangi Liga Inggris sebanyak tiga trofi dan dua diantaranya saat ditangani Pep Guardiola. Satu sisanya adalah kenangan indah bagi The Citizens di bawah komando Roberto Mancini saat memenangi Liga Inggris lewat lesakan gol ikonik Aguero yang membuat momen itu terasa dramatis.

Namun kini, ketiga gelar Premier League itu terancam akan dicopot jika City terbukti melakukan pelanggaran. Pengurangan poin hingga degradasi juga menjadi sanksi-sanksi yang berpotensi diberikan kepada Manchester biru itu.

Pep Guardiola, selaku Manager mengatakan bahwa walau gelar itu dicopot oleh Premier League namun sukses Klub Manchester itu tidak akan pernah bisa dirampas. Menurutnya sudah banyak momen hebat yang bisa dikenang dari The Citizens.

“Tak ada yang bisa merampasnya. Momen-momen yang tercipta, perasaan itu dan juga setiap momen buruk. Itu semua tetap milik kami apapun hukumannya nanti, itu tetap milik klub ini,” kata Guardiola dikutip dari BBC.

“Momen indah dari gol (Kun) Aguero menyambut umpan Ballotelli. Saya juga tak tahu apakah terpelesetnya Gerrard juga adalah tanggung jawab kami.”

“Saya tak menginginkan kejadian di Anfield itu karena rasa Hormat pada Steven (Gerrard). Namun, apa itu salah kami? Premier League akan memutuskkan dan kami tahu apa yang telah kami raih, cara kami dan segala upaya kami.”

“Dan untuk kejadian 2009 juga 2010, saya tak tahu dan hal-hal ini tak pernah berubah sedikitpun,” tambahnya.

Exit mobile version