Site icon ROTARI

ANL: Bangun Taman Harus Pakai Strategi, Jangan Energi Habis untuk Itu

PODCAST- Bakal Calon Wali Kota Palu 2024, H Andi Nur B Lamakarate saat podcast di mediasuarapalu beberapa Waktu lalu. (FOTO: ROTARI.ID)

Palu, Rotari.id- Bakal Calon Wali Kota Palu 2024, H Andi Nur B Lamakarate mengatakan membangun keindahan Kota Palu itu bagus, tapi jangan sampai hal itu menjadi fokus utama.

“Keindahan itu perlu, kita semua sepakat. Analoginya, kalau Provinsi Sulawesi Tengah ini manusia, Kota Palu ini mukanya. Tapi harus membangun keindahan itu pakai strategi, jangan habis energi di situ, uang sangat terbatas,” kata Andi Nur B Lamakarate saat podcast bersama mediasuarapalu beberapa waktu lalu.

“Saya kasih contoh, taman sekarang yang dibangun itu alokasi anggarannya dari APBD, asli pendapatan daerah kita. Kalau saya, ada instansi Balai Pemukiman dan Sarana Prasarana, kita mungkin bisa minta bantuan untuk membangun taman dari mereka. Ini sebenarnya tinggal strategi marketing. Misalnya kita bilang ke Balai Pemukiman dan Sarana Prasarana, kita punya APBD terbatas, PAD cuma dikisaran Rp300 miliar, kita mau bangun taman, Kota Palu ini kan habis bencana alam kemudian disusul lagi covid-19, bermohonlah ke Balai Pemukiman dan Sarana Prasarana ini, saya rasa bisa,” kata Andi Nur B Lamakarate.

Kata dia, minta anggaran kepada pemerintah pusat bahkan luar negeri sangat dimungkinkan untuk membangun infrastruktur di Kota Palu ini.

“Untuk membangun itu pemerintah pusat bisa, luar negeri saja bisa kok, tapi jangan kau suruh pemerintah pusat atau luar negeri untuk bebaskan lahan, tidak ada porsi anggaran mereka untuk bebeaskan lahan. Sehingga anggaran atau uang untuk pembangunan taman itu bisa beralih ke sektor lain yang lebih bermanfaat bagi kesejahteraan ekonomi rakyat,” jelasnya.

“Pemerintah pusat misalnya, infrastruktur yang dibangun kebanyakan diswastakan pengerjaannya, dikelola oleh swasta, sehingga APBN banyak digeleontorkan pada sektor social, misalnya pemberian PKH, karena penduduk kita besar. Jadi semua ini harus pakai strategi. Jangan semua energi kita habis di situ,” jelasnya.

Kata dia, ada 6 anggota DPRD RI dapil Sulteng, bisa meminta anggaran dari mereka untuk pembangunan infrastruktur. “Jadi semua ini harus pakai strategi. Jadi cocok juga kalau pemimpin daerah itu berasal dari pengusaha,” jelasnya. (cp)

Exit mobile version