Palu, Rotari.id- Universitas Tadulako (Untad) akan menggelar wisuda angkatan atau periode ke-119 pada September mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Untad, Dr Munari, Senin, 31 Juli 2023.

“Insya Allah, September (wisuda) sesuai kalender akademik,” ucapnya.

Munari mengungkapkan target peserta wisuda sebanyak 1.500 orang sesuai kapasitas gedung Auditorium Untad. Diketahui, Gedung Auditorium perdana digunakan pasca perbaikan saat wisuda angkatan 117 dan 118, Rabu dan Kamis, 5 – 6 Juli 2023.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr Andi Rusdin, menerangkan wisuda kali ini tidak lagi di lapangan upacara Universitas Tadulako. Pelaksanaannya akan menggunakan auditorium. Penggunaan auditorium merupakan perdana pasca selesainya perbaikan yang rusak dampak gempa bumi 2018 lalu.

Tercatat, 1.447 orang dilepas melalui prosesi wisuda angkatan 118 yang berlangsung Kamis, 6 Juli 2023. Rektor Untad, Prof Amar, dalam pesan almamater menyampaikan, dengan tambahan 1.447 wisudawan pada angkatan 118 ini, total alumni Untad saat ini terhitung sejak wisuda angkatan 60, berjumlah 61.310 orang.

“Selamat kepada para wisudawan. Semoga para wisudawan terus belajar dan meningkatkan diri mengikuti tuntutan zaman,” ucap Rektor.

Untad kata Rektor,  juga terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, menuju visi World Class University, dengan berbagai gebrakan, mulai dari peningkatan fasilitas, implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka, peningkatan kualitas tenaga pengajar dan tenaga kependidikan, serta sejumlah gebrakan lainnya.

Sementara Gubernur Sulteng, saat itu diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Novalina. Ia mengucapkan selamat dan apresiasi kepada wisudawan/wati Universitas Tadulako lulusan ke 118.

“Di mata saya, kalian adalah sosok luar biasa, yang telah teruji dan tidak diragukan lagi kualitasnya sebagai insan intelektual Sulawesi Tengah, yang di masa mendatang akan memegang tongkat kendali kepemimpinan dan pembangunan provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Karena tidak bisa dipungkiri bahwa orang-orang yang bertitel akademis, akan memiliki kedudukan terhormat dan dijadikan rujukan keilmuan di masyarakat, dan oleh karena itu, para alumni Untad agar senantiasa menjaga etika dan menunjukkan akhlak keteladanan dalam pergaulan.

Dengan begitu diharapkan para alumni Untad di mana pun berada, dapat diterima dengan baik, dan menjadi pondasi penting dalam menciptakan nilai tambah pengetahuan, budaya inovasi dan transformasi sosial di lapisan kehidupan bermasyarakat. (*)